Temu Blogger Kesehatan - Mari Sehat Bersama!


Hai, temen-temen. Gimana kabar kalian?

Kali ini aku mau cerita tentang kegiatanku beberapa hari yang lalu. Masih inget nggak sekitar 2 bulan yang lalu aku diundang Kemenkes dalam acara temu blogger kesehatan. Nah, tanggal 27-28 November 2017 kemarin, aku bareng temen-temen blogger kesehatan Semarang kembali mengikuti acara Temu Blogger Kesehatan di The Wujil Resort Ungaran. Seru banget acaranya!


Satu yang bikin aku seneng banget karena acara ini bikin pengetahuanku tentang kesehatan makin banyak, dan apa yang aku dapat bisa bermanfaat bagi temen-temen yang baca artikel ini. Itulah poin yang ingin disampaikan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui acara temu blogger ini. Ya, blogger hadir untuk memberikan informasi kepada masyarakat, kalo kesehatan itu penting cuy!


BERKUNJUNG KE PUSKESMAS GAYAMSARI

Kami rombongan blogger sekitar 30 orang berkumpul di DKK Semarang sekitar pukul 7 pagi. Bedanya, temu blogger dulu bareng blogger-blogger Jakarta namun kali ini semua dari blogger Semarang. Karena udah pada kenal semua, jadi lebih seru dan berasa mau piknik, HAHA. Setelah rombongan komplit, kita dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 menuju puskesmas Gayamsari dan Kelompok 2 menuju puskesmas Halmahera. Aku kebagian di kelompok 1.

Jarak DKK Semarang ke Puskesmas Gayamsari sekitar 10 menit, deket banget ternyata. Lokasinya di tengah kota dan gampang diakses masyarakat. Sampai di sana, aku kaget karena puskesmas sekarang nggak kayak apa yang selama ini aku bayangin : kotor, sempit, pelayanan payah dan lainnya. Hayo, kamu pasti juga pernah kepikiran gitu kan?

Well, ternyata puskesmas sekarang sudah bersih dan nyaman, pelayanannya pun cepat dan ramah. Memang ini cuma berdasarkan satu pengamatan saja, namun aku yakin Puskesmas lain di Semarang juga sama karena Dinkes Semarang punya program yang merata ke semua Puskesmas di kota ini.

Ketika sampai, kita disambut oleh Pak Heri Wibowo selaku Kepala Puskesmas Gayamsari. Bapak ini menyenangkan, ramah dan aura semangatnya terpancar ketika beliau memaparkan tentang profil serta pencapaian Puskesmas Gayamsari.

Puskemas ini satu-satunya puskesmas di Semarang yang mengantongi akreditas Paripurna di kota Semarang, which mean dari segi pelayanan serta programnya sudah sangat baik dan terjamin. Apa aja sih yang bisa dilayani di Puskemas ini? Ada pemeriksaan kesehatan gigi, pemeriksaan balita sakit, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, farmasi, laboratorium, layanan inovasi : klinik VCT/klinik rehabilitasi narkoba, klinik kesehatan tradisional.

Surprisingly, banyak sekali loh! Bayangan awalku Puskemas itu cuma buat penyakit diare, demam dan penyakit yang tergolong tidak serius. Namun ternyata ada 144 jenis penyakit yang bisa ditangani di Puskesmas ini.

Dari pemaparan materi di Puskemas ini, aku bisa menyimpulkan satu hal : jangan sedikit-sedikit pergi ke Rumah Sakit. Kalau tidak membutuhkan penanganan khusus oleh dokter khusus, baiknya ke Puskemas dulu karena apa? Karena lokasi lebih dekat dan banyak, biaya juga sangat murah. Hilangkan jauh-jauh bayangan Puskesmas itu kotor, pelayanan jelek dan blabla karena Puskemas di Semarang sekarang sudah oke.



Sharing Kesehatan di The Wujil Resort

Setelah 2 kelompok selesai mengunjungi Puskesmas, kami langsung menuju ke Ungaran, tepatnya di The Wujil Resort! As your information, Ungaran itu kabupaten Semarang yang letaknya ada di antara Semarang dan Salatiga. Aku selalu suka kalo jalan-jalan ke sini, soalnya adem dan sejuk khas daerah pegunungan~

Setelah sampai, kami disambut oleh Bapak Dr. Widoyono, MPH selaku Kepala Dinas Kesehatan kota Semarang. Beliau menyampaikan tentang kesehatan. Menurut Pasal 1 UU 36/2009 Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinakan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Dunia kesehatan dibagi menjadi 2 yaitu : orang sehat dan orang sakit.


Kemudian beliau menyampaikan tentang Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta dari yang merupakan program pemerintah kota Semarang. Universal Health Coverage ini merupakan jaminan kesehatan bagi warga kota Semarang yang diluncurkan tanggal 1 November 2017 lalu oleh Walikota Semarang Hendar Prihadi. Setiap warga Semarang baik penerima bantuan iuran (PBI) maupun bukan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan menggunakan UHC ini.

Syarat untuk menjadi peserta UHC sangat mudah yaitu memiliki KTP kota Semarang dan bersedia mendapat pelayanan kesehatan tingkat pertama di Puskesmas seluruh kota Semarang dan di Rumah Sakit kelas tiga.

Selain UHC, kota Semarang kini juga memiliki Ambulans si Cepat yang digunakan saat kondisi darurat seperti kecelakaan, kegawatdaruratan medis hingga kegawatdaruratan kehamilan. Ambulans si Cepat ini gratis dan bisa dihubungi melalui hotline 1500-132. Catet ya temen-temen!


Cek Kesehatan, Tes Kebugaran dan GERMAS 

Serunya, di acara ini pihak Dinkes telah menyiapkan cek kesehatan berupa cek gula darah, kolestrol serta tensi darah secara gratis. Udah baca artikelku yang ini? Ya, waktu cek tensi dulu hasilnya ngagetin banget, darah tinggi! Makanya sempet khawatir kalo-kalo hasilnya masih sama.

Surprisingly, waktu pemeriksaan, hasilnya normal semua loh. Bahkan gula darah dan kolestrol ada di angka normal. Wih senengnya, jadi usahaku makan buah dan nggak begadang berhasil juga ehehe.

Lalu keesokan paginya, kami melakukan tes kebugaran dengan metode rockpod. Kita diharuskan untuk jalan cepat, jogging maupun berlari semampu kita sejauh 1,6 KM. Kami terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok dengan masalah kesehatan dan kelompok yang sehat. Aku masuk kelompok dengan masalah kesehatan, soalnya jantung kadang suka nyeri, jadi ngga kuat lari.

Setelah ngos-ngosan dan capek, hasilnya aku dinyatakan kurang. Artinya, kurang bugar dan sehat, karena kurang gerak dan aktifitas. Kagetnya, 75% dinyatakan kurang bugar. Huhu, apa mungkin karena kerjaan blogger di depan komputer mulu ya? Tapi ini buka excuse ya, siapapun harus tetap olahraga! 


Yap, udah tau GERMAS kan? itu loh, Gerakan Masyarakat Sehat yang pernah aku tulis di sini. Gerakannya adalah makan buah dan sayur, olahraga serta tidak merokok. Mari kita hidup sehat, karena, siapa sih yang mau sakit? Jangan lupa juga rajin check kesehatan, karena bisa saja kita pede untuk menyatakan diri sendiri sehat, tapi, yakin di dalam tubuh tidak ada penyakit? Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

Ayok ah, Anak muda jaman now harus sehat biar bisa tetap berkarya secara positif! 

 for more information update, you can search on twitter by hastag #temubloggerdinkessmg

3 komentar

  1. ayo olahraga Ko, jangan makan junk food juga, banyakin makan buah dan sayur aja

    BalasHapus
  2. One studylooking into gambling dysfunction age of onset found that sixty nine percent of adolescents reported beginning gambling before the age of 12. Gambling in childhood and teenage years will increase the 배당 토토 danger of developing compulsive gambling. Gambling habit age stats indicate that an earlier onset of gambling isrelated toincreased severity of gambling habit and overall worsemental health.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, link hidup akan dihapus. Terimakasih sudah membaca :)